You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20260429 154956
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Aksi Peduli Lingkungan di Pulau Pramuka Diikuti Ratusan Mahasiswa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan University of Malaya, Malaysia, serta warga setempat menggelar Aksi Bersih Pantai Sunrise di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

"Destinasi wisata yang bersih"

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengapresiasi kolaborasi tersebut. Sebab, kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan kawasan pesisir, tetapi juga memperkuat pemahaman hukum masyarakat sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Bupati Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

"Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga Pulau Pramuka sebagai destinasi wisata yang bersih, tertib, dan berkelanjutan. Edukasi hukum juga penting agar masyarakat memiliki kesadaran dalam menjaga lingkungan dan ketertiban," ujarnya, Rabu (29/4).

Fadjar menjelaskan, keterlibatan mahasiswa menjadi nilai tambah karena mampu menjembatani penyampaian materi hukum secara sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk pelajar.

"Mahasiswa tidak hanya belajar di bangku kuliah, tetapi juga mengimplementasikan ilmunya secara langsung kepada masyarakat melalui pendekatan yang komunikatif," terangnya.

Menurutnya, pemahaman hukum yang baik akan mendorong masyarakat lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus bergantung pada penegakan aturan semata.

Ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi dampak fenomena El Nino, khususnya terkait ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat dan penunjang aktivitas pariwisata.

"Kesadaran hukum yang tumbuh dari dalam diri masyarakat akan berdampak langsung pada terciptanya lingkungan yang bersih dan tertib, yang pada akhirnya mendukung sektor pariwisata," ungkapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Mata Kuliah Klinik Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Febby Mutiara Nelson memaparkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui metode street law. Dalam program ini, mahasiswa berperan sebagai edukator di tengah masyarakat.

"Melalui program ini, mahasiswa menyampaikan materi hukum dengan bahasa yang lebih sederhana agar mudah dipahami, sehingga dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan, Kepulauan Seribu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi pariwisata yang besar serta relevan untuk edukasi terkait lingkungan dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

"Edukasi yang diberikan juga mencakup pemanfaatan air bersih, termasuk penggunaan filter sebagai solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye3300 personAnita Karyati
  2. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye1597 personTiyo Surya Sakti
  3. Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1428 personFakhrizal Fakhri
  4. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Dukung Penuh Sekolah Rakyat di Jakarta

    access_time03-07-2026 remove_red_eye1010 personDessy Suciati